UMKM Perlu Bersinergi dengan Pendidikan Tinggi Vokasi dan Inkubator Bisnis

BOGOR, KRJOGJA.com – Situasi ekonomi yang tidak menentu di masa pandemi Covid-19 memberi dampak signifikan pada keberlangsungan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Beberapa sektor usaha bahkan terpaksa menghentikan produksi dan merumahkan karyawannya karena tidak dapat menutupi defisit keuangan yang dialaminya. Hal ini tentu berdampak pada semakin banyaknya pengangguran serta berbagai masalah sosial lainnya.

Pendidikan tinggi vokasi yang memiliki sumber daya manusia serta keilmuan perlu mengambil inisiatif untuk menyelesaikan masalah yang terjadi di masyarakat. Upaya ini dilakukan dalam bentuk kemitraan dengan UMKM, terutama dalam pengembangan produk serta penguatan SDM. Pola Kemitraan ini kemudian dibahas dalam diskusi bertajuk “Membangun Kemitraan Pendidikan Tinggi Vokasi dan UMKM, Jalan Strategis Membangun Ekonomi Nasional” yang diikuti oleh puluhan pelaku UMKM di Kota/Kabupaten Bogor.

Salah satu pengusaha muda Indonesia, Sandiaga Uno yang menjadi salah satu pembicara mengungkapkan, pendidikan vokasi merupakan mitra strategis bagi UMKM agar bisa tetap bertahan di masa pandemi. Kolaborasi yang terbangun tidak cukup secara linear, tetapi harus bersifat multidimensi.