Usulan Paket Stimulus Kadin Tak Realistis

JAKARTA.KRJOGJA.com – Kadin mengusulkan Program Paket Stimulus 1.600 Triliun atau diasumsikan 10% dari PDB dengan alasan semua sektor ekonomi terdampak Pandemi Covid-19 yang masih terus menghantam dunia.

Anggota DPR Komisi XI dari fraksi Gerindra Kamrussamad mengatakan, usulan Kadin tidak didukung oleh data akurat, Jika Kadin ingin menggerakan sektor Rill harusnya memiliki skema Penyelamatan UMKM karena 129 Juta Tenaga kerja aktif mayoritas berada disektor UMKM sekitar 96%, dan UMKM klaster pertama yang terdampak dari pandemi.

Apalagi jika stimulus tersebut diberikan ke sektor perbankan sebesar 600 Triliun kemudian disalurkan ke dunia usaha, bisa dipastikan UMKM tidak akan menikmati. “Yang menikmati korporasi besar yang akan mengambil manfaat. Kondisi ini berpotensi kasus BLBI dan Century akan bisa terulang kembali,” tegas Kamrussamad,” Kamis (30/04/2020).

Apalagi Kadin mendesak Bank Indonesia untuk melakukan printing money dan membeli SUN yang akan diterbitkan Pemerintah dengan menggunakan payung Perppu No.1 tahun 2020. “Publik harus mengawasi secara ketat terhadap arah kebijakan ini demi kepentingan rakyat kedepan,” ujar Kamrussamad.

Kamrussamad juga memastikan, Komisi XI dan Gerindra pasti akan mendukung dunia usaha sepanjang memprioritaskan sektor UMKM, sehingga bisa menahan penambahan laju pengangguran. (Imd).

BERITA REKOMENDASI