Workshop Pendampingan COE, SMK Realisasikan ‘Link and Match’

YOGYA, KRJOGJA.com – Sampai sekarang masih ada stigma, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) pencetak pengangguran.

“Stigma itu tidak benar. SMK justru merealisasikan link and match, pendidikan, khususnya kejuruan langsung masuk dunia kerja. Faktanya lulusan SMK 70-80 persen terserap dunia kerja,” kata Didik Wardaya SE MPd, Kepala Dikpora DIY saat membuka Workshop Pendampingan Center of Excellence (COE) Kerja Sama Luar Negeri SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta di Jalan Pramuka, Sidikan Yogya, Senin (26/10/2020).

Hadir dan memberi pengantar Drs Suprihandono MM (Kepala SMK Muhammadiyah 3 Yogya), Drs Suparto MA (Ketua Komite SMK Muh 3 Yogya), Ahmad Muhammad MAg (Majelis Dikdasmen Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY) dan Dwi Yunanto MPd (Pendamping COE Direktorat SMK). Dalam kesempatan itu, dilakukan pula penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Industri Dunia Kerja (Iduka).

Menurut Didik Wardaya, link and match merupakan penggalian kompetensi di sekolah kaitannya dengan dunia industri atau kerja. “Kurikulum pendidikan di SMK harus menyesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja atau industri,” ucapnya.

BERITA REKOMENDASI