Bobobox akan Ekspansi ke Yogyakarta

JAKARTA, KRJOGJA.com – Startup akomodasi 'bobobox'  ,pada tahun 2020 akan melanjutkan ekspansinya  ke Semarang, Surabaya, Yogyakarta, dan Bali. Sebelumnya pekan lalu 'bobobox' meluncurkan dua hotel terbarunya di Jakarta.

Dengan dibukanya dua cabang Jakarta ini, Bobobox memiliki 326 pod yang bisa mengakomodasi hingga hampir 10 ribu penginap setiap bulannya.

Lokasi yang prime, pengalaman terstandarisasi, dan harga yang terjangkau adalah tiga hal yang
diinginkan setiap traveler. Bobobox pun berhasil membawa ketiganya,” ujar Indra Gunawan, CEO Bobobox di Jakarta kemarin.

Didirikan pada tahun 2017, Bobobox membidik para wisatawan yang mencari penginapan nyaman dengan harga yang terjangkau. Dengan visi ini,

Bobobox menyediakan fasilitas tidur on-demand berbentuk penginapan kapsul modular yang terintegrasi dengan aplikasi dan memberikan pengalaman yang terstandarisasi. Mulai dari jenis kasur, warna lampu, hingga fitur pada aplikasi yang terintegrasi dengan sistem IoT (Internet of Things) seluruhnya seragam.

Bobobox memulai bisnisnya di Bandung, dan kini telah memiliki tiga cabang di Pasir Kaliki, Dago, dan Cipaganti. Ekspansi pasar nasional pun dimulai dengan pembukaan dua cabang di Jakarta Selatan.

Di Bandung, Bobobox memiliki 130 pod di tiga cabang, yang sejak awal berhasil menghasilkan tingkat hunian sebesar 90% secara berkelanjutan. 

“Pasar pariwisata di Indonesia dan Asia Tenggara terus berkembang pesat. Dari data World Travel & Tourism Council (WTTC) Indonesia masuk ke jajaran negara dengan pertumbuhan pariwisata tercepat, berada di posisi sembilan di dunia, tiga di Asia, dan nomor satu di Asia Tenggara, mengalahkan Thailand, Filipina, dan Singapura. Ini potensi yang baik bagi bisnis kami,” tutup Indra.
   
Indra Gunawan selaku CEO Bobobox menjelaskan bahwa dengan harga yang terjangkau dan fasilitas yang nyaman, membuat kapsul hotel digemari para backpacker dan traveler. Selain itu, ia juga menjelaskan keunggulan Bobobox dibanding kapsul hotel lainnya, adalah teknologi pada aplikasi yang digunakan terintegrasi dengan sistem IoT (Internet of Things).

Menurutnya, penerapan teknologi tersebut karena semua sistem di Bobobox sudah mulai menggunakan barcode, mulai dari memesan hingga membuka kamar. Selain itu, pelanggan juga dapat memilih berbagai warna lampu di dalam kamar yang juga menggunakan sistem IoT.

"Kami ingin memfasilitasi para milenial dan travelers dengan akomodasi yang nyaman, menarik, dan terstandarisasi," kata Indra.(ati)
 

BERITA REKOMENDASI