Hyatt Regency Hadirkan Pameran Lukisan Lintas Generasi

Rasya mengatakan, selain Kartika Affandi pameran itu juga menampilkan karya Artha Pararta Dharma. Dengan gaya lukisan figuratif dan ekspresionis, Artha mengangkat kehidupan dan budaya Jawa serta memasukkan ornamen-ornamen di dalamnya. Ia mulai belajar melukis dari usia 13 tahun di bawah asuhan pamannya yang juga seorang seniman terkenal, yakni Bagong Kusudiharjo. Lukisan-lukisannya memiliki daya magnet yang tinggi, hal itu dapat dilihat dari goresan yang ekspresif, spontan serta komposisi warna yang cerah, seperti karyanya yang bertajuk Gatotkoco Gugur, Lahirnya Batara Kala, dan masih banyak lagi yang juga dipamerkan di Hyatt Regency Yogyakarta. Dalam pameran itu adapula karya Nasirun, seorang maestro seni lukis yang juga kolektor seni yang kerap menggunakan elemen kebudayaan Jawa dalam setiap karyanya yang bergaya kontemporer ekspresionis.

“Pria kelahiran Cilacap ini lahir dari keluarga pekerja dan petani. Meski tidak memiliki latar belakang keluarga seniman, kecintaannya pada seni sejak kecil membuat ia bertekad menjadi seniman yang hebat, hingga menempuh pendidikan di Institut Seni Indonesia Yogyakarta,” terang Rasya seraya menambahkan, dalam pameran itu karya Nasirun yang ditampilkan adalah Diponegoro dan Istri Melihat Merapi, Harmoni, Linggo Yoni, dan Ungu Menentang Ide Buruk.

Lebih lanjut Rasya menjelaskan, tidak ketinggalan karya Jumaldi Alfi, seperti Postcard from The Past #4 dan Postcard from The Past #6 turut dipajang di pameran ini. Jumaldi Alfi adalah seorang perupa kontemporer yang telah memamerkan karyanya di berbagai kota di dalam maupun luar negeri. Amsterdam, Hong Kong, New York, Shanghai, Beijing, Paris, dan lainnya. Jumaldi Alfi bersama 20 perupa Indonesia lainnya masuk dalam daftar 500 pelukis terlaris di dunia berdasarkan Top 500 Artprice 2008/2009 yang disusun oleh sebuah lembaga analis perkembangan pasar seni rupa dunia, Artprice, yang berbasis di Paris, Prancis.

“Pameran ini merupakan bagian dari Rumah Budaya Hyatt, sebuah program inisiasi Hyatt Regency Yogyakarta untuk menjadi wadah karya seni Nusantara agar tetap eksis dan terjaga,” jelas Nurcahyadhi, General Manager Hyatt Regency Yogyakarta.

BERITA REKOMENDASI