Seni Budaya Prawirotaman, Hotel Pandanaran jadi ‘Tuan Rumah’

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Ratusan orang memadati Jalan Prawirotaman tepatnya di Hotel Pandanaran kawasan Jalan Prawirotaman Brontokusuman Yogyakarta, Sabtu (14/03/2020) dan Minggu (15/03/2020) lalu. Kawasan yang dikenal dengan ‘Kampung Bule’ ini menjadi heboh dan ramai oleh pengunjung domestik maupun asing. Keberadaan mereka untuk menghadiri Specta Seni Budaya Prawirotaman yang merupakan serangkaian kegiatan tahunan Festival Prawirotaman dalam agenda Jogja Heboh 2020.

Bagi Hotel Pandanaran Prawirotaman ini adalah kali ketiga pagelaran seni yang berpusat di halaman hotel. Tahun 2020 ini, acara justru semakin meriah dengan disediakannya 2 panggung acara untuk penampilan seni dan budaya dari pagi hingga malam hari.

Kesenian yang ditampilkan mulai dari reog kendang, jathilan, wayang cakruk, dan beragam tari-tarian tradisional lainnya. Kegiatan ini didukung penuh oleh Dinas Sosial Provinsi dan Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta. Adapun pembukaan kegiatan ini dilakukan pada hari Sabtu oleh Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi.

Dalam pidato singkatnya Heroe Poerwadi menyampaikan salah satu daya tarik Yogya yakni wisata dan budaya yang ada didalamnya. “Harapannya, Kota Yogyakarta dapat terus menjadi destinasi wisata yang aman dan nyaman untuk para pengunjung domestik maupun asing,” ujarnya.

Sedangkan pada Minggu malam, kegiatan masih berlanjut dengan penyuluhan sosial bertajuk Restorasi Sosial yang diisi oleh tiga narasumber diantaranya Prof Manu J Widiyasaputra yang merupakan Guru Besar UGM, Kolonel CZI Dedy Rusdianto SE MM dari Kementerian Pertahanan, serta turut hadir KH Imam Sudarno. Dalam penyuluhan tersebut ada pesan yang dapat diambil, yakni Indonesia harus maju tanpa meninggalkan budaya Indonesia dan Yogyakarta harus maju tanpa meninggalkan Budaya Jawa.

Public Relation Hotel Pandanaran, Afida mengucapkan terimakasih kepada Dinas Kebudayaan Kota dan Dinas Sosial Provinsi yang telah memilih Hotel Pandanaran sebagai tempat utama digelarnya kegiatan tahunan ini. “Kami juga berharap melalui pagelaran Specta Seni Budaya Prawirotaman akan dapat terus menarik minat para wisatawan untuk selalu datang ke kawasan Prawirotaman ketika berkunjung ke Yogyakarta,” jelasnya. (*)

BERITA REKOMENDASI