Uniknya Menginap di Joglo Buatan Tahun 1700-an

YOGYAKARTA sudah lama dikenal sebagai kota budaya dan wisata. Kedua unsur ini menjadi daya tarik tersendiri. Tak heran jika kota ini banyak dikunjungi wisatawan nusantara dan mancanegara.

Hal ini coba ditangkap pengelola Kampung Joglo Homeatay yang menawarkan pengalaman menginap
di bangunan tahun 1700an. Kenyamanannya tetap seperti layaknya penginapan berkelas lainnya. Berada di Jalan Kaliurang Km 10,8 dan berdiri di tanah seluas 2.650 meter persegi, terdapat enam joglo dengan masingmasing tiga kamar di dalamnya. 

”Hampir 90 persen bangunan ini bukan bangunan baru, tapi kami rombak sedikit. Joglonya asli dari tahun 1700an
yang saya dapatkan dari Jawa Timur,
Purwodadi, dan lainnya,” ujar pemilik Kampoeng Joglo Homestay
Deny Octa Nugraha belum lama ini.

Deny mengungkapkan, dari
enam joglo yang ada baru dua
yang dipasarkan dan sudah dipakai pada pertengahan Desember lalu. ”Dua bangunan ini adalah Joglo Parang Garuda dan Joglo Pringgodani. Masingmasing tiga kamar,” ungkapnya.

Di homestay tersebut tersedia
dua jenis kamar yaitu deluxe dan
suit room. Di deluxe room tamu
ditawarkan fasilitas AC, king bed,
danhot water yang dibanderol Rp
200 ribu per malam untuk satu
kamar. Sedangkan untuksuit room
ada tambahan kulkas dan makanan
dan minuman tradisional. Seperti jamujamuan, tape, coklat, dan
lainnya. Suit room ini ditawarkan
dengan harga Rp 300-350 ribu per
malam untuk satu kamar. ”Harga ini masih promo sampai akhir Januari, tidak termasuk breakfast tapi kami menjual perpax sarapan hanya Rp 25 ribu saja,” imbuhnya.

Tak hanya ditawarkan per kamar
saja, homestay ini juga bisa disewa
per joglo dengan tambahan ekstra
bed. Joglo dilengkapi ruang tamu
yang luas dan teras dengan furniture lawasan. ”Di Joglo depan
kami juga membuka galeri batik.
Memberikan alternatif tamu dan
wisatawan berbelanja oleholeh
kerajinan khas Jogja,” jelasnya.

Soal promosi usaha propertinya
ini, Deny bekerjasama dengan OYO,
platformlayanan perhotelan. Menurut dia OYO ini berbeda dengan
platform yang lain, karena memperhatikan keinginan owner dan
memberikan pendampingan yang
total. ”Seperti Kampoeng Joglo
Homestay ini mulai dari bangunan, furniture, dan lokasinya
sudah unik ya. Jenis properti ini
banyak dicari wisatawan,” tuturnya. (Tom)
 

BERITA REKOMENDASI