Cerita Mistis Situs Sumur Songo Cepogo

Dikatakannya, itulah cara Sunan Kalijaga menyebarkan agama Islam, yaitu dengan cara yang damai. Jadi dirangkul penduduk sekitar seperti teman.

Lelaki yang gemar berjalan tanpa alas kaki ini kemudian berjalan ke arah sebelah timur dari Sumur Sunan Kalijaga, hanya berjarak sekitar tiga meter terdapat sumur lagi.

“Kalau yang ini Sumur Sunan Drajat. Dalamnya semua sumur itu nggak sampai empat meter. Dari atas sampai bawah sumur tersusun dari batu-batu. Buatnya juga hanya dalam waktu satu malam,” katanya.

Selanjutnya, kaki Mbah Tajab melangkah ke Sumur Maulana Malik Ibrahim atau Sunan Gresik dan Sumur Sunan Bonang. Namun, kondisi kedua sumur tersebut tertutup dedaunan lebat. Namun, air masih ada di sana. Kelima sumur lainnya, menurut Mbah Tajab, tersebar di seluruh area Situs Sumur Songo atau sekitar 200 meter.

Mbah Tajab kemudian mengatakan ia tak dapat merawat semua sumur karena keterbatasan usianya. Ia juga mengatakan kesembilan sumur tersebut dinamakan dengan nama kesembilan Wali Songo yang menyebarkan agama Islam di Pulau Jawa.

“Ya semua sumur di area Sumur Songo ini, saya jaga tapi sebisanya,” ungkap Mbah Tajab.(M-2)

BERITA REKOMENDASI