Grojokan Watu Purbo, Wisata Alternatif Bagi Goweser

GROJOGAN Watu Purbo di Bangunrejo Merdikorejo Tempel menjadi alternatif bagi goweser atau pesepeda. Bahkan belakangan wisata air terjun dari dam bertingkat ini viral sehingga setiap akhir pekan banyak dikunjungi masyarakat.

Baca Juga: Rela Beli Sepeda Lipat Seharga Motor, Ini Alasan Komunitas Brompton

Ketua Pokdarwis Bangunrejo Maryono mengaku, wisata Grojogan Watu Purno mulai ramai dikunjungi baru beberapa bulan ini. Khususnya setiap hari Sabtu dan Minggu, banyak goweser yang berkunjung. "Setiap akhir pekan, goweser banyak yang berkunjung. Grojogan Watu Purbo menjadi alternatif bagi pesepeda," ungkapnya kepada KR.

Berdasarkan pantauan di lokasi, banyak goweser yang datang ke lokasi. Tak sedikit sepeda dibawa ke dasar Kali Krasak dengan cara dipinggul. Sesampai di dasar kali, banyak yang melakukan selfie maupun foto-foto bersama komunitas pesepeda.

Baca Juga: Mengenal Berbagai Macam Aksesoris Sepeda Onthel

Dikatakan Maryono, awalnya masyarakat melihat dam yang berada di aliran Kali Krasak memiliki pemandangan yang bagus dan berpotensi dikembangkan untuk tempat wisata. Kemudian masyarakat melakukan gotong royong membersihkan lokasi Grojogan Watu Purbo. "Selain air terjun, di dam itu juga ada batu-batu besar yang merupakan material dari Gunung Merapi sehingga memiliki pemandangan yang bagus. Dam itu sendiri dibangun Tahun 1975," terangnya.

Melihat potensi itu, Wisata Grojogan Watu Purbo mulai dipromosikan lewat YouTube sejak 2018 lalu. Namun untuk sarana dan prasarana mulai dibangun beberapa bulan ini seperti jalan menuju Kali Krasak, gasebo dan lainnya. Bahkan sekarang sedang membuat pendapa. "Setiap pesepeda kami tarik Rp 2.000. Uang tersebut akan kami digunakan untuk pengembangan dan melengkapi sarpras Grojogan Watu Purbo," pungkas Maryono.(Sni)

BERITA REKOMENDASI