Libur Lebaran, Harga Tiket Borobudur Tidak Naik

MAGELANG,KRJOGJA.com – Pada musim lebaran mendatang, PT Taman Wisata Candi Borobudur (TWCB) menetapkan masa ramai libur lebaran 2017 selama 11 hari, mulai Kamis (22/6/2017) ini hingga Senin (2/7/2017) mendatang. Selama 11 hari tersebut ditargetkan jumlah pengunjungnya mencapai sekitar 316.792 orang atau ada kenaikan sekitar 8 persen di atas realisasi tahun lalu.

Demikian dikatakan GM PT Taman Wisata Candi Borobudur Chrisnamurti Adiningrum kepada wartawan, Rabu (21/6/2017). Dikatakan, tidak ada kenaikan harga tiket masuk selama masa ramai tersebut, mengingat mulai 1 Mei 2017 lalu harga tiket sudah mengalami kenaikan setelah 4 tahun lama di TWCB tidak ada kenaikan harga tiket.

Beberapa wahana wisata baru disiapkan TWCB untuk meningkatkan pelayanan bagi wisatawan. Didukung Departemen Marketing PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (PT TWCBPRB), TWCB juga menyediakan beberapa atraksi seni dan budaya, seperti bergada, punokawan, spot foto Payung Teduh berlatar belakang bangunan Candi Borobudur. Juga kereta taman, andong wisata, kuda tunggang, sepeda wisata, paket wisata "Tilik Ndesa" dengan naik kendaraan VW menuju ke beberapa Balai Ekonomi Desa (Balkondes), berfoto dengan mengenakan busana gaya tempo dulu, jemparingan maupun lainnya.

TWCB juga melibatkan warga Borobudur untuk berkreasi menampilkan hasil karya kreativitas mereka, sehingga wisatawan memiliki wawasan baru bahwa Borobudur tidak hanya memiliki bangunan candi, tetapi juga potensi wisata lain. Ini sebagai salah satu wujud kepedulian TWCB dalam membantu mempromosikan beragam potensi desa sekitar Borobudur, termasuk sajian atraksi kesenian tambahan. Ini disediakan khusus untuk menghibur pengunjung dan sebagai bentuk pelayanan terhadap wisatawan. (Tha)

BERITA REKOMENDASI