Obama Lambungkan Objek Wisata Dlingo

BANTUL, KRJOGJA.com – Kunjungan wisatawan selama liburan Lebaran tahun 2017 jauh lebih banyak dihitung momentum sama tahun sebelumnya. Progres positif juga terjadi pada kesepakatan biaya penitipan kendaraan di kawasan Parangtritis ditaati warga. Sehingga hingga kini belum ada komplain wisatawan terkait dengan biaya parkir di Parangtritis Kretek Bantul. Artinya tidak ada wisatawan yang merasa ‘dituthuk’ dengan biaya parkir.

Sekretaris Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul, Kwintarto Heru Prabowo SSos, Senin (3/7/2017) mengatakan, merujuk data Dispar Bantul jumlah wisatawan selama liburan Lebaran 2017  mencapai 311.361 orang dengan dengan pendapatan asli daerah (PAD) mencapai Rp 1.394.203.750. Sementara liburan Lebaran tahun sebelumnya wisatawan yang masuk berjumlah 216.578 dengan pemasukan mencapai Rp 973.117.500. Dijelaskan, data pemasukan tersebut merupakan hasil penjumlahan dari objek wisata Gua Cerme, Pantai Parangtritis dan Depok, Pantai Samas, Gua Cemara, Kuwaru, Pandansimo Baru serta Gua Selarong.       

"Sebenarnya hakekat dari kesuksesan sektor wisata bukan semata soal besaran PAD yang masuk, tetapi bagaimana wisata itu sendiri mampu mendongkrak perekonomian masyarakat," ujar Kwintarto.  

Hal itu tentunya sudah sejalan dengan komitmen Bupati Bantul untuk meningkatkan  kesejahteraan rakyatnya. Dijelaskan meningkatnya kunjungan wisata di Bantul tahun jadi indikator pelayanan semakin membaik. Oleh karena itu dinas terus berusaha untuk menjaga agar wisatawan terus punya keinginan liburan di Bantul. Terkait  dengan kunjungan wisatawan di Mangunan yang terus melambung, justru menjadi aset bagi Bantul. Meskipun dari aspek pengelolaan dibawah pemerintah DIY.

Terkait dengan soal parkir, Dispar Bantul memberikan apresiasi kepada Polres Bantul dan Polsek Kretek, Dishub Bantul yang sudah memberikan ketentuan besaran parkir. Sehingga tidak ada wisatawan yang merasa dirugikan dengan kebijakan tersebut. Meskipun ketentuan itu masih terlalu tinggi, namun hal tersebut sebuah kemajuan berarti. "Kami terus berbenah berlahan lahan, evaluasi jelas kami lakukan," ujar Kwintarto.

Ketua Koperasi Notowono atau operator pengelola wisata di Mangunan Dlingo Bantul, Purwoharsono, mengatakan, ke depannya akan mengonsep objek wisata secara tematik.  

“Temanya beragam, intinya, kami tetap mengusung nilai-nilai budaya lokal,” ujarnya.

Terkait dengan efek dari kunjungan Barack Obama, hal itu sudah melambungkan objek wisata di Mangunan. Kedepan pihaknya yakin bakal terus berkembang dan makin banyak wisatawan berkunjung. "Yang datang itu Pak Obama, presiden paling terkenal di dunia. Itu jelas mengangkat objek wisata di Dlingo," ujarnya.(Roy)

 

BERITA REKOMENDASI