Oleh-Oleh Khas Yogyakarta yang Cocok Dibeli Saat Libur Lebaran

HAL yang menarik bagi wisatawan pada umumnya di Yogyakarta  adalah suasana kotanya yang bernuansa artistik dan klasik. Yogyakarta  masih menjaga berbagai hal yang memiliki nilai sejarah tinggi, seperti kraton, gedung-gedung Belanda.

Yang tidak kalah menariknya adalah wisata kuliner yang merupakan daya tarik tersendiri dari kota Yogyakarta ini. Bisa dibilang kota Yogyakarta surganya para pecinta kuliner tradisional, di kota ini dapat kamu temui berbagai makanan seperti gudeg, bakpia sampai oseng-oseng mercon. Namun, ada kalanya perlu membawa oleh-oleh ini yang bisa menggambarkan keelokan Yogyakarta dan bisa meninggalkan kesan mendalam. Berikut daftarnya :

 

Bakpia

Bakpia merupakan salah satu kuliner khas Yogyakarta yang sering dijadikan sebagai oleh-oleh bagi orang yang habis berlibur ke kota ini. Selain memiliki rasa yang enak dan khas, makanan ini juga tidak cepat basi sehingga cocok sekali untuk dijadikan oleh-oleh. 

Awal mulanya makan ini menjadi khas oleh-oleh Yogyakarta itu dimulai sejak tahun 1948 dan masih diproduksi secara eceran tanpa label. Dan pada tahun 1980 mulai bermunculan berbagai kemasan Bakpia dengan nama Bakpia Pathok yang terkenal hingga sekarang ini. Tersedia varian rasa untuk bakpia seperti kacang hijau, keju, coklat, durian, dan nanas yang mampu bertahan sekitar 6 sampai 10 hari walaupun tidak menggunakan bahan pengawet.

Batik

Beberapa kota di jawa tengah memang sangat identik dengan pakain batik yang satu ini, termasuk Yogyakarta. Walaupun Yogyakarta bukan bagian dari kota jawa tengah, tapi kota ini memiliki budaya yang sangat identik dengan kota jawa tengah. 

Hal ini bisa dilihat dari pakaian seragam Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat yang menggunakan batik untuk seragam tetapnya. Batik Yogyakarta juga memiliki khas yang membedakannya dengan batik dari kota lainnya, perbedaan mendasar itu terdapat pada 2 warna dasar kain yang digunakan yaitu putih, dan coklat soga yang agak kehitaman. 

Model motifnya juga memiliki cirri khas tersendiri, biasanya batik Yogyakarta memiliki motif dengan simbol falsafah Hindhu Jawa.  Untuk mencari berbagai batik khas Yogyakarta ini juga cukup gampang, sudah banyak produsen batik yang tersebar diseluruh kota Yogyakarta. Ada 2 tempat yang menjadi favorit wisatawan dalam mencari batik khas Yogyakarta ini yaitu di jalan Malioboro atau Pasar Beringharjo.

Gudeg

Gudeg merupakan makanan khas Yogyakarta yang sangat populer di kalangan wisatawan. Makanan ini memiliki banyak penggemar setia, makanya tidak heran makanan dengan bahan dasar nangka ini tersebar di seluruh kota Yogyakarta. 

Ada dua macam gudeg yang dapat kamu nikmati, yang pertama adalah gudeg basah yang disajikan langsung dengan nasi yang hangat, dan yang kedua adalah gudeg kering yang awet dan sangat cocok untuk dijadikan oleh-oleh. Untuk mencari gudeg kering yang enak untuk dijadikan oleh-oleh juga tidak boleh sembarangan, lebih baik ke tempat yang memang sudah terkenal akan kenikmatannya seperti daerah Wijilan yang terkenal dengan kampoeng gudeg. 

Geplak

Makanan manis khas Yogyakarta yang juga banyak digemari wisatawan, yaitu geplak. Makanan yang berbentuk bulat tidak beraturan ini terbuat dari irisan daging kelapa yang kemudian dimasak menggunakan gula. 

Warnanya yang beraneka ragam, membuat tampilan makanan ini semakin menggoda. Makanan ini sering dijadikan sebagai pengganti nasi dimasa panceklik, karena kandungan gula yang cukup bisa membuat perut menjadi kenyang yang tahan lama. 

Salak Pondoh

Salak Pondoh Sleman merupakan buah khas yang banyak dijual di Kabupaten Sleman terutama di bagian utara wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Banyak tempat di Sleman yang menjual salak, salah satunya adalah di jalan Tempel–Turi. 

Di sepanjang jalan yang menghubungkan kecamatan di kaki gunung Merapi tersebut banyak yang menjual Salak Pondoh Sleman, karena di kedua kecamatan tersebut yang merupakan pusat perkebunan Salak Pondoh Sleman. Rasanya yang manis, menjadikan salak pondoh sebagai buah favorit para wisatawan untuk dijadikan oleh-oleh.

 

Yangko

Satu lagi wisata kuliner khas dari Kota Jogja, yaitu Yangko. Yangko adalah kuliner atau jajanan yang terbuat dari tepung ketan. Jajanan yang berasal dari daerah Kotagede ini dibuat dari adonan tepung ketan yang dibalut tepung gula dengan rasa manis dan khas gurih dari tepung ketannya. 

Umumnya yangko berbentuk kotak dan didalamnya terdapat isian berupa kacang yang telah dicincang lembut. Isian yangko berupa cincangan kacang dan gula, seperti kue moci Jepang. Namun dari segi rasa, kue moci Jepang lebih lembek dan kenyal daripada yangko. 

Kerajinan Perak

Kerajinan perak Kotagede Yogyakarta memiliki ciri khas tersendiri,yakni proses pembuatan kerajinan ini semua secara manual. Selain Kotagede, sebenarnya ada beberapa sentra kerajinan perak lain di Indonesia,seperti Bali dan Lombok. 
Namun, kerajinan perak Kotagede memiliki ciri khas tersendiri,yakni tetap dipertahankannya proses pembuatan barang kerajinan secara manual dan sudah mulai berkarya sejak Kerajaan Mataram.

Gerabah

Gerabah kasongan yang sangat memiliki nilai artistik khas Yogyakarta yang berkesan klasik. Kasongan adalah salah satu daerah desa tujuan wisata di Kabupaten Bantul, D.I Yogyakarta. 

Terkenal dengan hasil kerajinan gerabah keramiknya. Berada di Pedukuhan Kajen, Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan Bantul, Yogyakarta. Berjarak kurang lebih 7 km dari pusat kota Jogja. (*) 

BERITA REKOMENDASI