Pleret Menuju Wisata Budaya dan Sejarah

PLERET begitu kaya akan situs peninggalan kerajaan mataram Islam. Potensi tersebut kini tengah digarap serius untuk dijadikan komoditas sektor wisata. Konsep jangka panjangnya ialah Pleret menuju pusat wisata budaya dan sejarah di DIY.

“Harapannya nanti potensi yang ada di Pleret ini bisa lebih dikembangkan lagi menjadi satu kawasan wisata sejarah dengan kekuatan masyarakat setempat,” ujar Wakil Ketua Rintisan Desa Budaya Pleret sekaligus Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kalurahan Pleret, Kapanewon Pleret Supriyanto, Selasa (26/10/2021). Menurutnya wilayah Plered sangat kaya dengan situs-situs peninggalan Kerajaan Mataram. Artinya potensi tersebut sebenarnya sangat berpeluang untuk dijadikan sebagai objek wisata budaya dan sejarah.

Menurut Supriyanto Plered tidak bisa dipisahkan dari peradaban Kraton Ngayogyakarta hadingrat. Banyak situs peninggalan mesti diketahui masyarakat umum. “Secara umum situsnya banyak sekali, sekarang ini baru kita sosialisasi ke masyarakat supaya nanti semuanya bisa terangkat dengan baik,” ujarnya. Menurutnya wisatawan bisa melihat keberadaan situs Kerto, situs Masjid Kauman, situs Kedaton dan masih banyak lagi situs peninggalan sejarah lainnya.

Dijelaskan, pihaknya tengah membangun sinergi dengan juru pelihara. Sehingga bisa membantu agar pengunjung juga mendapatkan apa yang diinginkan. “Dalam hal ini kita bisa menceritakan sejarah Pleret dan juga keberadaan situsnya,” ujarnya. Terkait wisatawan yang ingin berkunjung Plered bisa berkoordinasi langsung di Kalurahan Pleret Kapanewon Pleret.

Tetapi pada dasarnya, keberhasilan mengembangkan Pleret sebagai pusat wisata budaya dan sejarah sangat ditentukan partisipasi masyarakat.(Roy)

BERITA REKOMENDASI