Sepercik Eksotisme Alam di Bumi Mangunan

Editor: Agus Sigit

Oleh: Ayu Martaning Yogi Ardina

DAERAH Istimewa Yogyakarta (DIY) begitu identik dengan nuansa kebudayaan. Kraton Yogyakarta, Taman Sari, Candi Prambanan, Candi Sambisari merupakan contoh wisata budaya di DIY. Kawasan Malioboro dan Pasar Beringharjo menjadi destinasi andalan untuk berbelanja. Kini, suguhan destinasi menarik di Provinsi DIY semakin beragam terlebih setelah berkembangnya desa-desa wisata.

Mangunan menjadi salah satu desa wisata yang cukup hits di DIY. Penampakan lokasinya begitu estetis menghiasi wajah media sosial. Batu Songgo Langit, Kebun Buah Mangunan, serta Hutan Pinus Mangunan merupakan beberapa destinasi yang cukup terkenal di Desa Mangunan. Tempat yang asri, sejuk, instragramable, dan tetap menghadirkan unsur alami menjadi daya tarik dari tempat ini.

Hutan Pinus Mangunan menjadi salah satu lokasi favorit. Membayangkan berada di sebuah hutan mungkin terkesan menakutkan, namun tidak dengan Hutan Pinus Mangunan. Lokasi tersebut telah didesain sedemikian rupa, sehingga menjelma menjadi hutan wisata yang estetis. Hamparan pohon pinus berdiri tegak dan menjulang tinggi mendominasi kawasan ini. Kursi-kursi panjang berbahan dasar kayu pinus menambah kesan alami. Pagi hari sesaat setelah mentari terbit adalah waktu yang tepat jika kita ingin menikmati lembut berpadu kabut di antara barisan pohon pinus.

Bagi pecinta fotografi, tempat ini cocok dijelajahi berbagai sudutnya. Pasangan yang ingin melakukan sesi foto pre-wedding atau post-wedding juga dapat mengabadikan momen istimewa tersebut di tengah-tengah eksotisme hutan pinus.

Beragam acara juga dapat dilakukan dengan memanfaatkan fasilitas panggung yang disediakan di Hutan Pinus Mangunan. Acara musik hingga pergelaran dongeng pernah digelar di panggung itu. Panggung didesain dengan kesan menyatu dengan alam. Ketika ada acara atau event yang memanfaatkan panggung itu, pengunjung akan dimanjakan dengan hiburan terbalut sejuknya nuansa alam di tengah-tengah hutan pinus.

 

Rumah Hobbit

Lokasi Hutan Pinus Mangunan tak begitu jauh dari pusat Kota Yogyakarta. Ketika arus lalu lintas lancar, kita dapat mencapai lokasi dengan waktu tempuh kurang dari satu jam. Rute yang dilewati pun cukup mudah, kita hanya perlu mengarahkan perjalanan ke kawasan Imogiri. Hutan Pinus Mangunan ini beralamatkan di Dusun Sukorame, Desa Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Tak jauh dari Hutan Pinus Mangunan, kita dapat melangkah menuju kawasan Seribu Batu Songgo Langit. Konsep bernuansa alam di tengah hutan pinus juga menjadi daya pikat tempat ini, namun keunikan disuguhkan di dalamnya. Tempat ini memiliki camping ground yang dapat digunakan untuk berkemah. Sembari berkemah, pengunjung dapat menikmati panorama malam hari yang gemerlap.

Tempat ini menjadi cukup populer setelah digunakan sebagai lokasi syuting film ‘Keluarga Tak Kasat Mata’ yang dibintangi Aura Kasih. Rumah Hobbit seperti yang ada di salah satu film Hollywood yang bejudul ‘The Hobbit’ juga dapat kita jumpai. Keunikan-keunikan itu turut menjadi daya tarik.

Mangunan masih memiliki beragam destinasi menarik. Kondisi tersebut membuat Desa Mangunan berpotensi menjadi penggerak perekonomian warga sekitar, khususnya dari sektor ekonomi kreatif. Terlebih lagi terdapat wacana konsep Desa Wisata Mangunan akan dibuat sebagai wisata berbasis masyarakat. Perekonomian masyarakat diharapkan dapat berkembang dengan adanya desa wisata, misalnya saja dengan menyajikan kuliner, suvenir khas, serta memanfaatkan rumah warga untuk homestay yang tentu dikelola sesuai standar.

Keberadaan desa wisata seperti Desa Wisata Mangunan dapat menjadi percontohan untuk desa lainnya. Selain menggerakkan perekonomian, aspek kreativitas juga terasah. Daerah lain di Indonesia juga bisa memanfaatkan keunikannya. Sekilas tentang Desa Mangunan membuat kita sadar bahwa setiap daerah memiliki potensi yang dapat dikembangkan dan menciptakan kemandirian ekonomi di setiap daerah. Harapan selanjutnya, Desa Mangunan dapat menjadi percontohan untuk tumbuh dan berkembang lebih baik lagi.

(Penulis Adalah Juara 2 Kategori Desa Wisata Mangunan)

BERITA REKOMENDASI