Tubing Lava Bantal Siap Jadi Alternatif Wisata

SLEMAN (KRjogja.com) – Badan Promosi Pariwisata Sleman (BPPS) menginisiasi terbentuknya Kelompok Sadar Pariwisata (Pokdarwis) Desa Kalitirto, Berbah, Sleman. Pokdarwis merupakan representasi masyarakat setempat hendak bekerjasama dengan kelompok Tirta Wisata, operaror wisata Tubing Lava Bantal di desa tersebut.

"Kawasan Lava Bantal di Kali Opak ini sangat ideal untuk segera dipasarkan sebagai tujuan baru wisata edukatif," kata Guntur Eka Prasetya, SH MH, Ketua BPPS kepada KRjogja.com, Jumat (24/11/2016).

Guntur menegaskan dalam setiap produk objek wisata, harus menggandeng dan sinergis dengan masayarakat setempat agar handarbeni dan mendapat manfaat untuk kesejahryeraan. Selebihnya, peran pemerintah juga sangat penting sebagai pemangku kebijakan. Terkait dengan objek geowisata edukatif Tubing Lava Bantal tersebut, Kamis (23/11/2016) telah dilakukan tubing (wisata air arus menggunakan ban) percobaan (trial) sekitar 25 pioner.

Jarak tempuh sementara 2 km memerlukan waktu 60 menit saat arus deras. Dapat lebih lama jika debit arus Kali Opak di bawah standar. Guntur juga menjelaskan saat ini secara swadaya sedang dipersiapkan minimal 100 set perlengkapan tubing, lengkap dengan standar keamanan untuk wisata arus air. Sedang pelatihan pemandu wisata dan sosialisasi Tubing Lava Bantal dilakukan bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman. Ditargetkan, pertengahan Desember objek sudah soft launching. Sehingga dapat menjadi alternatif wisata libur akhir tahun.

Kepala Bidang Pengembangan Pariwisata Kabupaten Sleman, Dra Shavitri Nurmala Dewi MA, yang ikut serta trial tubing, menegaskan Lava Bantal sangat potensial sebagai objek geowisata edukatif di Sleman. "Lokasi mudah dijangkau dari jalan raya Jogja – Solo. Bahkan dapat dipaketkan dengan wisata kawasan Candi Prambanan " kata Shavitri. (*)

BERITA REKOMENDASI