Disantap Hangat, Mendoan Gulung Kian Lezat

Editor: KRjogja/Gus

MAKANAN berbahan tempe bernama mendoan sudah dikenal berbagai kalangan. Ketika dijadikan mendoan gulung dengan isi seperti telur dadar, keju maupun sosis akan mempunyai tampilan dan cita rasa unik.

Warga kawasan Jalan Kaliurang Sleman, Nurhayati Nirmalasari (Nungki) termasuk yang sudah berkreasi membuat mendoan gulung yang diberi nama Mendoan Gulung Enak (Megulen). Cara membuatnya cukup sederhana, bahkan ketika dijual di pameran dengan harga Rp 7.000 sampai Rp 8.000 perporsi (tergantung pilihan isinya) cukup banyak diminati pengunjung. Dengan langsung dimakan di tempat dan masih hangat, kian terasa nikmat dan lezat.

Menurut Nungki, bahan baku pembuatan Megulen cukup menggunakan tempe yang diiris tipis-tipis. Isinya dapat memilih telur sudah dadar, keju atau sosis. Tempe yang sudah tipis-tipis sebelum digulung diberi isinya, setelah itu digulung dengan diikat menggunakan daun bawang.  Gulungan tempe mendoan dicelupkan di adonan tepung berbumbu tanpa MSG lalu digoreng di minyak panas sampai matang. Ikatan yang terbuat dari daun bawang mampu menambah aroma dan rasa tersendiri serta dapat di makan.

“Tempe yang kami gunakan untuk membuat mendoan terbuat dari kedelai lokal, bukan kedelai import yang bersifat transgenik ataupun rekayasa genetik. Kedelai lokal sudah banyak dibudidayakan seperti di Grobogan, bersifat lebih alami, menyehatkan, aman dan baik untuk menunjang produk pangan sehat,” jelas Nungki kepada krjogja.com.

Satu porsi Megulen, lanjutnya, ketika disajikan dipotong-potong menjadi empat sampai lima potong. Jika senang lombok dapat dimakan menggunakan lombok rawit. Selain itu dapat dijodohkan dengan Soy Shake, yakni susu kedelai dibikin shake serta dapat dipadu bahan tambahan seperti dawet, cincau, vanilla, coklat maupun green tea. Ia pun biasa menyediakan Soy Shake, dengan pemanisnya dapat memilih larutan  gula Jawa atau gula pasir. (Yan)

BERITA REKOMENDASI