Es Ganja ini tak buat ‘Fly’, Malah Menyegarkan

GANJA termasuk psikotropika dan dilarang penggunaanya. Pengedar sampai penggunanya terancam jeruji besi bila mengkonsumsinya. Namun, tidak dengan Es Ganja yang ternyata adalah Es Degan Gula Jawa. 

Bukannya memabukkan atau 'fly' bila mengkonsumsinya masyarakat akan merasakan kesegarannya. Terutama bila dikonsumsi di siang hari yang terik. Minuman segar ini dijual olah Ny Nurmah di jalan Hayam Wuruk Yogyakarta depan STIE IEU Paweda Yogyakarta pukul 09:00-16:00 WIB. "Anak saya, Gumilang ingin membuat nama yang beda meski hanya es degan. Akhirnya dibuat Es Ganja singkatan dari degan gula jawa," tutur Nurmah Warga Juminahan Kota Yogyakarta kepada KRJOGJA.com.

Berkat penamaan unik ini, menurut Nurmah para pengendara sering mengatakan kaget ketika akan melintasi ke arah jalan menuju Stasiun Lempuyangan itu. Tak jarang petugas kepolisian ikut mampir. Bukan untuk menggerebek warungnya, namun mengkonsumsi minuman segar pelepas dahaga ini.

"Pengendara suka tiba-tiba berhenti. Terus tanya beneran ada ganjanya engga buk, ko engga ketangkep polisi jual es ganja," sautnya sembari ketawa menceritakan hal unik yang pernah dialami saat menjual es ganja.

Tak hanya itu, kata Nurmah penggunaan nama es ganja juga keras diabadikan oleh sejumlah pengunjung dari luar kota. " Orang-orang luar kota malah sukanya foto di depan sini," tambahnya.

Berkat penjualanya ini, Nurmah mampu meneruskan pendidikan anak-anaknya kejenjang Universitas. Saat ini kedua anaknya sudah menempuh kuliah di ISI Yogyakarta dan Universitas Gajah Mada. " Alhamdulilah anak-anak bisa sekolah tinggi berkah dibantu jual es ganja," katanya.

Dalam sehari, Nurmah mengaku dapat menjual 50 butir kelapa dimana satu porsi es ganja Nurmah jual dengan harga Rp 5000 rupiah. Dengan berbagai varian rasa seperti es degan gula jawa, es degan gula putih dan juga es degan sirup.  "Kalau ndak hujan jual sampe sore kalau hujan ya tutup," pungkasnya. (Ive)

BERITA REKOMENDASI