Ini Dia, Enam Kuliner Paling Enak di Solo

BILA mampir ke Kota Solo, tak nikmat apabila tak mencicipi makanan khas kota Bengawan ini. Di Kota Solo, terdapat banyak jenis kuliner yang cocok untuk dicoba diantaranya Selat Solo, Serabi dan Nasi Liwet.

1.Selat Solo

Kuliner Selat Solo bisa ditemui di Griya Selat Solo dengan alamat Jalan Srigading 111 Nomor 36 Mangkubumen, Kecamatan Banjarsari, Solo.

Menurut Joko, pengelola Griya Selat, kelebihan selat Solo yang selama pandemi Covid-19 lebih banyak dijual secara on line, rasa Selat Solo di tempatnya lebih segar. Joko mengaku Selat Solo di tempatnya merupakan warisan resep leluhur, peninggalan ibunya yang di kalangan warga kampung di kenal pandai memasak. ” Saya sengaja tidak menggunakan bahan pengawet meniru resep ibu saya. Bahkan untuk tetap gurih, saya meracik bumbu yang terdiri campuran
susu segar Boyolali,
fresh milk dan rempah-rempah,” paparnya.

Jenis selat pak Joko, kadang orang menamai Griya Selat ada dua yakni Selat Solo Daging Sapi dan Selat Solo Galantin.

Joko berupaya tetap menjaga rasa dan kualitas selatnya dengan memproduksi
sayur kenthang berkualitas, membeli bahan baku yang berkualitas baik, misal telor dipilih yang berkualitas premium. Juga mustard hasil buatan sendiri. Dibuat dari kuning telur dicampur, jeruk dan gula.

Harga selat Solo daging sapi per piring Rp 16.000,-. Kalau di order secara online naik menjadi Rp 18.000,-.
Sedang selat jenis galantin harganya berkisar Rp 12 .000. Untuk makanan pendamping tersedia kroket per buah Rp 4.000,-. Biasanya pelanggan membeli satu paket berisi 10 buah kroket senilai Rp 30 ribu.

2. Serabi

Kampung Sorogenen, Kecamatan Jebres, Solo dikenal sebagai sentra Serabi, karena sebagian besar warganya memproduksi kue serabi. Kue serabi merupakan jajanan tradisional terbuat dari tepung beras ada yang berukuran besar ada yang berukuran kecil atau mini.
Salah satu penjual Serabi Mini atau Mungil adalah Florentia Sugiatun alias Bu Tipuk.

Bu Tipuk menggelar dagangannya di pertigaan Gandekan, Jalan Martadinata, Jebres, Solo sejak pukul 05.00 sampai jam 10.00. Serabi mungil bu Tipuk memiliki tag line “Enak Murah Numani. ”

Menurut Bu Tipuk, sejumlah pembeli dari kota besar seperti Jakarta apa Surabaya tidak percaya ada kue serabi enak rasanya harganya per biji hanya Rp 1.000,-. Tapi itulah kuliner serabi mungil bu Tipuk. “Kalau penjual serabi lainnya memang ada yang menjual serabi berukuran agak besar seharga Rp 2.200 per buahnya,” ujar bu Tipuk sembari menceriterakan jadwal kerjanya dimulai dengan mencuci beras berkualitas baik untuk bahan baku serabi. “Bahan baku serabi diantaranya beras, tepung, gula pasir asli dan telur diolah dicampur santen dengan ukuran yang pas.”papar Bu Tipuk.

Jenis serabi mungil bu Tipuk ada dua rasa, yakni original santen dan serabi rasa gurih. Harganya masing-masing baik original santen dan serabi rasa gurih cukup merogoh kocek Rp 1.000 per biji. Harga satu kardus isi 10 biji serabi senilai Rp 10 ribu.

BERITA REKOMENDASI