Konsumen Indonesia Sejatinya Antusias Coba Produk Nabati Plant Based

RISET yang dilakukan penyedia jasa solusi inovasi makanan nabati Kerry menunjukkan bahwa konsumen di Indonesia sejatinya antusias untuk mencoba produk nabati, plant-based.

Riset mencatat sebanyak 67 persen konsumen di Indonesia menyatakan minatnya pada produk plant-based, dengan 50 persen bersedia mengonsumsinya secara teratur.

Namun, 60 persen konsumen mengharapkan produk plant-based dapat ditawarkan dengan harga yang bersaing dengan produk daging.

“Rasa menjadi alasan nomor satu dalam keputusan pembelian. Konsumen menginginkan produk plant-based yang sesuai dengan rasa dan tekstur daging namun dengan nutrisi yang lebih baik, diproduksi secara berkelanjutan, dan terjangkau,” kata Senior Strategic Manager Plant-based Kerry APMEA Jie Ying Lee dalam siaran pers pada Senin (4/7/2022).

Meskipun demikian, banyak produk plant-based yang ada saat ini justru tidak memenuhi harapan mereka, terutama dalam hal rasa, dengan 70 persen konsumen di Asia Pasifik mengatakan bahwa rasa dan tekstur produk plant-based tidak sesuai dengan daging asli.

Meski demikian mereka berkenan menjadikan produk plant-based sebagai bagian rutin dari diet jika cita rasa produk enak.

Flexitarian, kelompok konsumen utama yang mendorong pertumbuhan kategori makanan plant-based di seluruh dunia, secara aktif mencoba untuk mengurangi konsumsi daging dan susu.

Tetapi, karena masih mengonsumsi daging dan produk olahan susu, ekspektasi rasa nabati konsumen menjadi terdorong oleh pengalaman ini.

“Memastikan pengalaman rasa yang luar biasa sangat kompleks dan dalam makanan plant-based tentu lebih menantang karena standar yang ditetapkan tinggi dengan adanya daging dan produk olahan susu sebagai tolak ukurnya. Ada banyak tantangan yang terkait dengan menciptakan produk makanan plant-based, terutama seputar rasa gurih, serta menciptakan cita rasa yang lebih enak,” kata Jie.

BERITA REKOMENDASI