Kuliner Tanpa Nama Unggulkan Nasi Pecel dan Bakmoy

Editor: KRjogja/Gus

BERBAGAI faktor mampu mendukung pertemanan bisa semakin erat. Salah satunya memiliki hobi yang sama. Seumpama sama-sama memiliki hobi memasak, bukan hal aneh lalu mendirikan usaha kuliner dengan menyediakan aneka menu masakan.

Seperti halnya, Eko Sulistyowati dan Heni Susilowati sama-sama senang atau memiliki hobi memasak. Keduanya yang pernah sekolah di SMPN 1 Godean Sleman, belum lama ini mendirikan dua lokasi kuliner Tanpa Nama (Tanama). Lokasi Tanama di Mertosutan Godean Sleman mempunyai menu andalan nasi pecel pincuk dan bakmoy ayam. Sedangkan Tanama di Jingin Seyegan Sleman, andalannya yaitu bakso sapi dan soto ayam.

“Karena berada di kawasan pedesaan, kami berusaha masakan atau makanan dan minuman-minuman dengan harga terjangkau. Namun cita rasa masakan dibuat seenak mungkin, menyehatkan atau tak merugikan kesehatan,” papar Heni, belum lama ini.

Khususnya masakan bakmoy memang belum banyak ditemukan di pedesaan-pedesaan. Pihaknya berusaha bisa mengenalkan dengan cara memasak hingga penyajian dibuat secara sederhana. Inti masakan ini ada nasi, irisan tahu, daging ayam dan kuah. Pembuatan kuahnya, antara lain bisa menggunakan kaldu ayam, bawang putih, sedikit merica, kecap dan garam secukupnya. Tampilan kuah bening ditambah irisan loncang serta seledri.

Adapun tahu yang sudah dipotong kecil-kecil dimasak bersama irisan daging ayam. Diawali dengan menumis bawang putih cincang hingga harum. Lalu daging ayam dan tahu sudah digoreng dimasukkan. Masih ditambah kecap manis, kecap asin, garam serta merica. Diaduk-aduk rata dan bisa dituang kaldu ayam, dimasak hingga bumbu meresap. Cara penyajian bisa menerapkan beberapa cara, misalnya bagian kuah disendirikan.

“Nasinya dicetak, dikelilingi masakan tahu dan daging ayam. Masih ditambah lagi telur ayam semur separoh butir,” urainya.

Eko menambahkan, daging ayam dapat diganti dengan daging sapi. Hanya saja harga bakmoy daging sapi akan menjadi lebih mahal. Jika senang dengan masakan aneka sayur, misalnya dapat memilih nasi pecel. Sayuran pendukung pecel, antara lain ada bayam, kacang panjang, kecipir dan bunga turi. Sebagian konsumen senang menikmati bakmoy maupun nasi pecel di Tanama, ada pula yang dibawa pulang.

“Ketika ada konsumen memberi saran atau masukan-masukan biasa kami pertimbangkan pula. Kemarin ada yang usul untuk ada minuman tambahan jenis wedang secang, kami akan berusaha menyediakan. Bisa juga jenis minuman lain seperti berbahan jahe, kencur dan kunir. Kuah sotonya diberi sedikit bumbu kunir juga akan enak serta menyehatkan,” ungkap Eko. (Yan/Harianmerapi.com)

BERITA REKOMENDASI