Masih Galau Mau Kulineran di Luar?, Berikut Panduan Jajan Sehat Saat Pandemi Covid-19

Masuk Kafe

Melalui akun Twitter resmi, Kementerian Koperasi dan UKM RI (KemenkopUKM) memberikan panduan jajan di kafe dan kakilima. Untuk di kafe, pengunjung harus cuci tangan saat masuk dan keluar kafe. Sementara pemilik kafe harus memastikan alur masuk dan keluar pintu berjalan dengan baik sehingga tidak terjadi kepadatan.
Hal lainnya adalah saat transaksi, sebaiknya dilakukan secara nontunai.

Bila pengunjung ingin membawa pulang makanan, sebaiknya membawa tempat sendiri. Sementara di bagian dapur kafe, pemilik harus selalu mencuci peralatan untuk menyiapkan makanan. Dibarengi dengan
protokol disiplin memakai masker bagi koki, kasir, dan pelayan. Petugas kafe disarankan untuk memakai face shield dan sarung tangan, serta rutin membersihkan meja kursi dengan disinfektan.

Di Kakilima

Sedang untuk kakilima, Kemenkop UKM juga mengeluarkan panduan jajan yang sehat. Untuk berdagang dan jajan di kaki lima di antaranya, pedagang dan pembeli wajib pakai masker kain menutup hidung dan mulut. Cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer.  Penjual gunakan sarung tangan sekali pakai. Penjual pakai face shield
untuk perlindungan ekstra. Penjual atur jarak antarlapak minimal 1 meter. Penjual harus jaga jarak antrean pengunjung.

Penjual dan pembeli perlu menghindari sentuhan termasuk saat transaksi pembayaran. Pastikan
kantong pembungkus makanan steril atau bawa tas belanja sendiri.

Hati-hati

Sedang Arifah yang ditemui usai makan bersama dengan komunitas arisannya di sebuah resto mengatakan, dirinya tetap hati-hati saat makan diluar. “Tentu saja tetap pakai masker dan dilepas saat makan saja. Teman-teman yang diundang juga teman-teman yang sudah benar-benar kami kenal, dan tahu riwayatnya,” kata Arifah.

Selain itu, dirinya juga memilih resto yang agak luas, supaya bisa jaga jarak dengan teman juga dengan pengunjung lainnya. Juga memilih resto yang sudah dikenalnya atau sudah familiar. Bagaimanapun juga, pertemuan tatap muka secara nyata membuat silaturahmi lebih mengasyikkan. “Sudah berbulan-bulan tidak jajan bersama diluar, rasanya gayeng dan bahagia, tentu bisa meningkatkan imun di masa pandemi ini,” kata Arifah. (Fia)

BERITA REKOMENDASI