MPM PDM Kota Yogya Kenalkan Kuliner Ikonik

YOGYA, KRJOGJA.com – Majelis Pemberdayaan Masyarakat, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (MPM PDM) Kota Yogyakarta terus memberdayakan warga Muhammadiyah di wilayahnya dengan mengadakan pelatihan pembuatan aneka kue.

Pelatihan kiali ini giliran untuk Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kecamatan Ngampilan bertempat di Gedung Binkes Yatim Piatu Muhammadiyah Ngadiwinatan Yogyakarta, Minggu (29/12/2019) diikuti tak kurang 35 ibu-ibu Aisyiyah setempat.

Ketua MPM PDM Kota Yogyakarta Ir Rusianto Wartono mengatakan, pelatihan pembuatan kue dibimbing oleh trainer dari MPM Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY, Siti Sa'adah. Salah satu kue yang dibuat adalah 'Manuk Nom' yang sekarang jarang dijumpai. "Manuk Nom ini adalah kudapan raja-raja Mataram yang melegenda yang rasanya enak sekali," terang Rusianto kepada KR

disela kegaitan. Pelatihan dibuka Drs H Suparto MA dari PDM Kota Yogya.

Menurut Rusianto, MPM PDM Kota Yogyakarta berniat untuk mengangkat kembali 'Manuk Nom'. Melalui pelatihan ini diharapkan ibu-ibu Aisyiyah bisa membuat sendiri dan dipasarkan, sehingga menjadi peluang bisnis. "Saya optimis Manuk Nom ini bisa cepat diterima pasar. Kita sengaja angkat kuliner-kuliner ikonik yang mempunyai ciri khas Yogyakarta. Pelatihan ini salah satu upaya pemberdayaan warga Muhammadiyah," ujarnya.

Siti Sa'adah mengatakan, makanan Manuk Nom ini berbahan dasar tape ketan, susu (bisa diganti santan), telur, gula dan garam. Wadahnya bisa menggunakan wadah dari aluminium foil atau kertas.

"Manuk Nom ini punya cita rasa manis," ujarnya. Kue-kue lain yang dibuat dalam pelatihan seperti sarang semut, donat, putu ayu, brownies, lidah kucing dan bakpo. Sebagian berbahan tepung mocaf. (Dev)
 

BERITA REKOMENDASI