Murah Meriah, Warung Soto di Sragen Rp 3.000/Mangkok

Editor: Ary B Prass

Sementara, menurut perintis Warung Soto Warga Rp 3.000, Joko Siswanto (53), warung soto itu sengaja diberi label Soto Warga karena diperuntukkan bagi semua warga baik kalangan atas maupun bawah. Harganya dibanderol Rp 3.000 agar bisa terjangkau oleh masyarakat utamanya lapisan bawah. Gagasan membuka warung Soto Warga itu memang untuk menyediakan jajanan yang enak, sehat dan harga merakyat.
“Ide sebenarnya dari Bupati Sepuh, Bapak Untung Wiyono yang mendorong diriny untuk menyediakan jajanan yang murah dan enak namun higienis. Akhirnya kita bikin soto ayam ini dengan harga hanya Rp 3.000 satu porsi,” paparnya.
Kehadiran warung soto warga Rp 3.000 itu diharapkan bisa membantu masyarakat yang ingin jajan sehat namun ringan di kantong. Bahkan warga yang tidak memiliki uang, siap untuk tidak ditarik bayaran. Warung sotonya itu dibuka mulai pukul 09.00 WIB sampai pukul 21.30 WIB.
Melihat tingginya antusias masyarakat, Joko menyebut dalam waktu dekat akan dibuka warung serupa di beberapa tempat. Tidak hanya di Sragen, namun juga akan diperluas ke beberapa tempat di luar daerah. Seperti di Semarang, Jakarta dan beberapa kota besar lainnya.
“Tapi untuk kota-kota besar harganya Rp 5.000. Tujuan kita ingin mempromosikan bagaimana jajan yang sehat dan terjangkau. Yang nggak punya uang siap kita gratiskan,” imbuhnya.
Sementara, Mantan Bupati Sragen, Untung Wiyono mengapresiasi kehadiran Warung Soto Warga dengan harga murah meriah. Ia mendorong agar konsep serupa bisa terus diperluas sehingga bisa memberdayakan ekonomi kecil dan membantu masyarakat.
“Karena harganya terjangkau, apalagi di situasi pandemi saat ini harga Rp 3.000 bisa menjadi pilihan kuliner bagi warga menengah ke bawah. Yang jelas citarasa dan higienisnya harus tetap diutamakan. Saya yakin akan semakin dicari masyarakat,” tandasnya. (Sam)

BERITA REKOMENDASI