Romantisme Selokan Mataram dalam Gule Sapi

Editor: Ary B Prass

SEROMBONGAN mahasiswa terlihat asyik berbincang sembari santap siang. Suasana itu tertangkap di Shine Cafe. Usai santap, wajah-wajah mereka terlihat puas. Ada yang berkeringat, sebagian lagi menyeka mulut mereka yang kepedasan. Shine Cafe memang hadir dengan menu baru yang siap menggoyang lidah. Menu mereka menyajikan tantangan bagi penyuka pedas.

Mie Pedes Kuah Shine contohnya. Mie dengan kuah racikan koki Shine Cafe ini punya rasa pedas yang menyegarkan dengan pilihan toping daging sapi, ikan tuna, atau ayam. Mie kuah ini juga jadi andalan Shine Cafe menemani Sandwich dan Salad yang sudah menahun identik dengan cafe bertagline 'Panggon Paseduluran' ini.
"Mie pedas ini hampir mirip seperti ramen tapi dengan bahan dan bumbu khas dari Indonesia. Kami juga menyediakan beragam toping pilihan yang bisa menyatu dengan rasa pedasnya. Ada tuna, ayam, dan daging sapi juga. Biasanya banyak yang pesan makanan ini malam hari sambil nongkrong di Shine. Rata-rata yang pesan juga penyuka pedas," beber Nuke, pemilik Shine Cafe, belum lama ini. 
Selain mie kuah pedas, menu baru di Shine Cafe yang cukup banyak mendapat respon positif adalah Gule Sapi, Sate Sapi, Ketupat Sayur, Siomay, dan Tongseng. Daging gule dan Sate Sapi cukup empuk dikunyah dan dengan sesapan bumbu pilihan. Kedua masakan ini sudah jadi favorit pengunjung kala bersantap siang maupun malam. "Selain itu harganya sangat terjangkau. Untuk satu porsi sate sapi lima tusuk seharga Rp 15 ribu sedangkan Nasi Gule yang penuh daging harganya Rp 10 ribu tapi meski murah, rasanya tidak murahan," sambung Nuke, sambil menambahkan bagi yang ingin delivery bisa kontak ke 085100401812. 
Menu baru Shine Cafe resmi diluncurkan sejak Sabtu (03/09/2016). Awalnya Nuke sempat khawatir menu baru tidak bisa diterima pengunjung cafe yang kebanyakan anak muda. Namun, setelah diluncurkan kekhawatirannya hilang lantaran para anak muda yang sudah kepincut dengan Salad dan Sandwich khas Shine terus datang silih berganti merasakan sensasi pedas mie kuah dan kelezatan gule dan sate sapi Shine. "Mereka juga makin senang karena menu-menu baru kami khas Indonesia dan sambutannya cukup positif," terang Nuke yang ditemui di Shine Cafe, Jl Anyelir no 3 Karangasem Baru atau di kawasan Selokan Mataram (depan kampus UNY Teknik) 
Sore menjelang, romantisme Selokan Mataram pun langsung menyergap. Cafe yang bisa menampung sebanyak 25 orang dalam satu waktu ini juga tengah memperbarui tempat. Pagar kecil berwarna putih dengan tanaman pot yang menggantung membuat dekorasinya cukup menyegarkan dan seperti teras rumah. Kursi yang disusun berdekatan di teras cafe jadi peluang antarpengunjung untuk saling mengenal dan cocok jadi tempat nongkrong menghabiskan istirahat siang dan malam. Menu baru yang disajikan menambah luas konsumen Shine Cafe. "Jadi keluarga juga bisa santai di Shine Cafe sambil menikmati menu baru kami," beber Nuke.(*)

BERITA REKOMENDASI