Sandiaga Uno: Pelaku Usaha Jasa Boga Harus Terlibat di Jalur Rempah dan Presidensi G-20

BALI, KRJOGJA.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mendorong agar para pelaku usaha jasa boga Indonesia terlibat di program Jalur Rempah dan kegiatan Indonesia Presidensi G-20 yang mulai digelar di Denpasar, Bali. Sandiaga yakin ini akan membantu industri jasa boga kembali pulih setelah dihantam pandemi Covid-19.

“Kita mengalami perubahan yang signifikan dari yang quantity base ke arah quality base atau dari kuantitas ke kualitas. Untuk menggarap semua potensi itu dilakukan dengan semangat 3 G yaitu gerak cepat, gerak bersama, dan go online dan digital,” tutur Sandiaga saat membuka Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) 2021 Perkumpulan Penyelenggara Jasa Boga Indonesia (PPJI) di Bali, pada Rabu (8/12/2021).

Rapimnas yang diikuti oleh 18 Ketua DPD PPJI dari 22 Provinsi di Indonesia. Hadir secara offline, Ketua Umum PPJI Iden Gobel, Ketua Organizing Comitte Buddy Syahmenan, Ketua Steering Committee Afrinaldi, Dewan Kehormatan PPJI RA Hj.Ning Murniningsih St. SSi, Pengurus DPP PJI, dan para Ketua DPD PPJI.

Selain itu hadir pula tamu secara offline Ketua Komtap Keanggotaan ALB Kadin Indonesia Frans Buce, yang mewakili Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Asosiasi dan Himpunan Wisnu Pettalolo. Kepala bidang Industri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Provinsi Bali Ni Nyoman Ayu Andriani, Direktur Eksekutif PT Surveyor Indonesia Afrinal Nazaruddin, Senior Vice President PT Surveyor Indonesia R. Benny Susanto.

Sandiaga melanjutkan, satu hal yang tidak berubah selama pandemi adalah bahwa orang tetap makan dan caranya dengan tatanan normal baru. Tatanan tersebut mengacu pada program-program kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan keberlanjutan lingkungan, serta bangga dengan buatan Indonesia.

“Kita mempunyai program Jalur Rempah ‘Indonesia Spice Up The World’ dan kita ingin PPJI ikut serta mendukung,” jelas Sandiaga.

Dalam kesempatan tersebut Sandiaga juga mengemukakan keinginannya untuk membangun kembali jalur rempah yang pernah menjadi kebanggaan Indonesia. Untuk membangun jalur rempah, pihaknya ingin merangkul PPJI guna mendukung rencana tersebut. Sandiaga juga mengajak PPJI untuk berkolaborasi dalam even Indonesia Presidensi G-20. “Kita langsung fokus pada eksekusi untuk melakukan kegiatan bersama,” tegasnya.

Ia berharap PPJI berkontribusi dalam peningkatan sumber daya dan sama-sama bermanfaat. Selain itu diharapkan Rapimnas PPJI menghasilkan ide dan kreativitas untuk ekonomi khususnya ekonomi kreatif.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum PPJI Iden Gobel mengatakan selama dua tahun terakhir industri banyak yang mengalami keterpurukan termasuk industri jasa boga. Banyak kendala dan tantangan yang dihadapi para pelaku usaha termasuk para anggota PPJI. Kini saatnya industri jasa boga kembali bangkit dan berkontribusi untuk masyarakat luas dan bangsa serta negara.

“Melihat mulainya pereknomian yang kembali bangkit, dan Bali sebagai salah satu destinasi wisata yang sudah mulai ramai, maka PPJI memilih Bali sebagai lokasi Rapimnas kali ini, “ jelas Iden Gobel.

Tujuan Rapimnas PPJI ini lanjut Iden Gobel adalah untuk melakukan kolaborasi antar para pelaku usaha yang menjadi anggota PPJI dari pusat dan daerah-daerah, melakukan komunikasi dan memecahkan permasalahan bersama serta mencari strategi untuk melakukan upaya-upaya dalam pemulihan ekonomi bersama.

Pada Rapimnas juga akan dilakukan pemetaan mengenai perkembangan bisnis para anggota, upaya-upaya kerjasama yang dapat dilakukan dengan intansi dan pemerintahan untuk dapat menggerakkan perekonomian nasional.

BERITA REKOMENDASI