Si Gurih Manis Layak Dilestarikan

SAGON mampu menjadi makanan dengan  cita rasa alaminya, antara lain kental rasa gurih dan manis. Adanya tambahan parutan jeruk purut memberi tambahan rasa dan aroma tersendiri. Kian khas aroma dan tampilannya lantaran ditemukan sedikit gosong di beberapa lapisan pinggir kue.
 
"Bahan bakar yang kami gunakan untuk memanggang dari sabut kelapa, kayu dan bathok kelapa. Dengan bahan bakar ini banyak diyakini menjadikan hasil masakan lebih khas alami. Saat memasak panasnya memang tak mudah diatur seperti halnya menggunakan kompor,” ungkap pelaku usaha pembuatan kue sagon asal Moyudan Sleman, Suprihatin.

 Oven untuk pemanggangan, lanjutnya, terbuat dari tanah liat dengan memesan di Kasongan  Bantul. Penutupnya membuat sendiri dari aluminium dan diberi pegangan. Cetakannya seperti loyang-loyang ada ukuran kecil maupun besar terbuat dari aluminium dan pesan ke pengrajin langsung. Cetakan ukuran kecil, dalam satu oven dapat diisi 12 cetakan dan kalau besar cukup empat. “Penting diperhatikan dalam membuat sagon, bahan baku daging kelapanya harus baru lalu dikupas kulit arinya sebelum diparut. Kalau kelapanya sudah disimpan sejak kemarin, tingkat kelezatannya berbeda. Lain halnya ketika di adonan tepungnya kebanyakan, sagon bisa lebih keras,” jelas Prihatin. (Yan)

 

BERITA REKOMENDASI