Warung Kebon Kalasan Sajikan Aneka Jajanan Tradisional, Mau Coba?

SAJIAN atau makanan tradisional saat ini banyak ditawarkan oleh pengusaha kuliner di Yogyakarta. Beragam alasan mengemuka seperti mayarakat mulai kembali memburu makanan tersebut. Salah satunya yang ditawarkan Warung Kebon Kalasan di Jalan Raya Cangkringan Sleman. 

Warung Kebon buka setiap hari mulai pukul 08:00 sampai 15:00 WIB. Kuliner legendaris seperti jenang sumsum, biji salak, keluwuh, rangrang, ketan itam, ganepo hingga mutiara ditawarkan guna mengobati rasa rindu pecinta kuliner legendaris ini. Makanan tradisional tersebut menjadi andalan atau ikon di Warung Kebon Kalasan. Hal itu terbukti sejak warung buka, jenang diserbu pengunjung. Tak butuh waktu lama, jenang habis dalam waktu singkat.

"Kita melestarikan makanan jaman dulu, bisa dibilang makanan yang notaben tanpa pengawet. Karena makanan seperti ini masih banyak dicari tapi sudah sedikit yang masih menjualnya,"ucap Keysha (37) penanggung jawab Warung Kebon Kalasan saat ditemui krjogja.com. Minggu ( 14/17/19).

Satu porsi, jenang bisa dipadukan dengan varian jenang lainnya. Cukup membayar Rp. 6.000 rupiah kamu sudah bisa menikmatinya. Jika ingin mencicipi jenang, tidak ada salahnya datang lebih pagi.

Selain jenang, yang menjadi andalan warung kebun, juga menyediakan ayam tambir yang penyajiannya tidak menggunakan piring melainkan nampan mulai dari harga Rp. 10.000 hingga Rp. 20.000 ribu perporsi. "Di menu satu ini andalannya ada disambal bawang yang nendang," kata Rodiah salah satu pengunjung. (Ive)

BERITA REKOMENDASI