5 Kampung Wisata Yogya Tawarkan Rekreasi Sejarah dan Edukasi

Editor: Ary B Prass

3. Kampung Wisata Rejowinangun
Kampung wisata yang jaraknya tiga kilometer dari Malioboro ini termasuk 50 Desa Wisata Terbaik di Indonesia versi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Kampung Wisata Rejowinangun memiliki banyak atraksi wisata yang menarik untuk dikulik.
Di kampung wisata ini, pengunjung bisa belajar banyak hal, seperti proses pembuatan kerajinan batik, kerajinan lukis, kerajinan blangkon, kerajinan kulit hingga kerajinan sampah anorganik. Pengunjung juga bisa menyaksikan berbagai seni budaya yang ada seperti gejog lesung, macapat, keroncong, campursari hingga pelatihan bahasa Jawa.
Kampung wisata ini juga menyuguhkan produk jamu gendong dan juga jamu instan dengan produk andalannya bernama jamu J’GER. Selain bisa mecicipi aneka jamu tradisional tersebut, wisatawan juga bisa menyaksikan langsung cara pembuatan jamu.
Bagi wisatawan yang ingin mengeksplor Kampung Wisata Rejowinganun secara lebih dalam, pengelola sudah menyiapkan penginapan yang berupa homestay di rumah penduduk Kampung Wisata Rejowinangun.
4. Kampung Wisata Dewa Broto
Kampung Wisata Dewa Broto berbasis social ecotourism yang berada di kawasan bantaran DAS Code bagian selatan. Kampung wisata ini menawarkan wisata alternatif bagi wisatawan yang berkunjung ke Jogja, karena lokasinya tidak jauh dari jantung kota.
Wisata yang ditawarkan Kampung Wisata Dewa Broto antara lain berkunjung ke Museum Perjuangan, ziarah makam Kyai Ahmad Dahlan, susur sungai, hingga menikmati kawasan Prawirotaman.
Tak hanya itu, wisatawan juga bisa membeli suvenir khas, yakni kain batik. Kain batik yang ditawarkan di kampung wisata ini sedikit berbeda dengan yang dijual di toko-toko pakaian. Batik tersebut menggunakan pewarna alami, tepatnya dari dedaunan yang biasanya diambil dari area sekitar.
5. Kampung Wisata Tamansari
Pesona pesanggrahan Tamansari Kota Yogya jelas tidak diragukan lagi. Semua turis, baik dalam maupun luar negeri sudah mengenalnya. Lokasinya memang strategis, jarak yang tidak jauh dari Kraton Ngayogyakarta, menjadikan kawasan destinasi wisata yang kondang dengan nama Water Castle ini banyak diburu wisatawan.
Di samping Pesanggrahan Taman Sari sebagai menu utama, Kampung Wisata Tamansari juga tak kalah menarik untuk dikunjungi. Kampung wisata ini juga kaya akan seni budaya, heritage, lingkungan yang asri, teknologi informasi dan keramahan maupun kesantunan warga setempat.
Di Kampung wisata ini, pengunjung bisa berkeliling Kampung Cyber yang sangat fenomal. Pengunjung juga bisa melihat aktifitas komunitas pembantik lintas generasi sejak 1972, atau melihat produski kaos lukis yang dilakukan oleh anak-anak muda di Sanggar Kalpika. Jika lelah berkeliling kampung, pengunjung bisa bersantai di rumah-rumah warga yang saat ini banyak dijadikan sebagai rest area dan tempat minum kopi sambil menikmati suasana kampung dan rutinitas sosial masyarakat sehar-hari.
Liburan ke Yogya memang pilihan yang tepat. Meski begitu, di masa pandemi ini, Pemerintah Kota Yogya menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Protokol ini sudah dipatuhi oleh semua pelaku wisata, dan juga harus dijalankan dan ditatai oleh wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta. (*)

 

BERITA REKOMENDASI