Digitalisasi Arsip Kraton Pancing Ketertarikan Guru Sejarah

KRJOGJA.Com – KRATON Ngayogkarta Hadiningrat terus melakukan digitalisasi arsip peninggalan leluhur. Selain untuk menjaga aset kraton yang berharga, proses tersebut dapat bermanfaat bagi generasi penerus dan kepentingan penelitian.

“Sejauh ini terdapat lebih  1 juta serat. Dalam proses digitalisasi ini, kita sebelumnya mengolahnya terlebih dahulu,” ungkap Carik KHP Widyabudaya Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, KRT Widya Candra Ismayaningrat.

Para guru sejarah tersebut sowan ke Kraton tersebut bagian dari kegiatan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah DIY, yakni Wisata Sadar Arsip. Ke-26 guru sejarah tersebut selain melihat proses pengolahan dan digitilasi arsip kraton juga meninjau Museum Sultan Hamengku Buwono IX, serta mengunjungi Depo Arsip Perpustakaan Daerah dan Arsip DIY di Jalan Janti, Banguntapan, Bantul, serta kunjungan lainnya.

Proses pengolahan arsip kraton ini mendapat perhatian lebih, terlihat dari dialog yang muncul antara abdi dalem dengani para guru sejarah. Mengingat arsip-arsip tersebut sangat banyak dan kaya akan makna dan pesan. Termasuk catatan penting dari kraton, baik mengenai keuangan upacara-upacara dan lainnya.

 

Dikemukakan Widya Candra, agar serat yang ada ini dapat bermakna bagi banyak pihak, maka dilakukan proses pengalihan aksara dari sebelumnya berwujud bahasa Jawa. Dengan dialihkan ke bahasa Indonesia, maka masyarakat umum dapat mengetahui isinya.

Para guru sejarah dalam sowan ke kraton tersebut ditemui, Pengangeng II KHP Widya Budaya, KRT Rintaiswara didampingi Wakil Pengageng II KMT Widya Winata dan  KRT Widya Candra. Dalam kesempatan itu Rintaiswara mengharapkan peran para guru sejarah untuk ikut menjaga jiwa nasionalisme dan cinta tanah air. Apalagi di tengah demokrasi yang sudah terasa liberal ini, maka peran para guru menjadi penting untuk menghindari perpecahan.

Rintaiswara juga menyampaikan banyak pesan mulai yang terkandung dalam serat-serat di kraton yang sangat berbakna. Termasuk dalam menjaga tata krama dan penerapan nilai-nilai kehidupan.
Produk digitalisasi keraton bermuara di laman kratonjogja.id. Masyarakat dapat mengakses hasil digitalisasi koleksi di menu Kapustakan.
Kini masyarakat dapat memanfaatkan berbagai informasi yang terdapat pada laman tersebut sebagai sumber resmi dari keraton. Upaya ini diharapkan memberi manfaat besar bagi pembentukan karakter bangsa yang berakar pada kearifan lokal.(Jon)

BERITA REKOMENDASI