Pesona Pantai Klayar

SAYA terkagum dengan warna biru laut dan langit di atasnya. Hembusan angin dan aroma laut yang dibawanya membuat sensasi yang tak sempurna ketika hanya diujar dengan kata-kata. Pantai Klayar, sebuah kebahagiaan bisa menikmati pesonanya. 

Butuh kurang lebih 3,5 jam saya menempuh perjalanan dari Yogyakarta menuju pantai yang terletak di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur ini. Melewati jalanan yang meliuk dengan deretan hutan jati di kanan kiri, mengingatkan saya pada salah satu adegan film petualangan.

Ya, petualangan kali ini akan membawa saya menyeberangi perbatasan antara Yogyakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur sekaligus. Tepatnya di wilayah kecamatan Donorejo, atau 45 kilometer dari kota kabupaten. Kondisi jalan yang memacu adrenalin karena diwarnai tanjakan dan tikungan tajam di perbukitan menuntut kendaraan dalam kondisi prima.

Namun, percayalah, ketegangan yang mungkin muncul selama perjalanan akan terbayar ketika aroma Pantai Klayar sudah menyapa. Dari jauh, dibalik lembah hijau dan bukit-bukit karang serta vegetasinya, biru air laut seperti mengintip dan mengundang.

Mulai memasuki area pantai, nampak bangunan-bangunan homestay sederhana berjajar di hampir sepanjang kawasan jalan utama. Pilihan homestay sederhana di pantai Klayar sendiri cukup lengkap. Dari yang menggunakan dinding tembok hingga kayu dengan konsep lodge tersedia disini.

Tak kalah indah dengan pantai di Bali

Bagi yang ingin menikmati suasana pantai sejak pagi hari, dimana pengunjung biasanya lebih sedikit, maka menginap di pantai Klayar tentunya menjadi pilihan yang tepat. Tips dari saya, jika anda tidak ingin bermalam di pantai, namun ingin menghemat waktu tempuh, anda juga bisa menginap di kota Pacitan jika anda dari Jawa Timur, atau di kota Wonosari jika anda dari Yogyakarta.

Jika anda haus dan lapar, tidak perlu jauh-jauh mencari pengganjal perut. Di sepanjang sisi pantai ada warung-warung sederhana yang tertata cantik dan rapi. Aneka makanan ringan, juga suguhan-suguhan sederhana seperti bakso, soto, mie ayam, nasi rames dan aneka hidangan lain tersedia disini. Saya sendiri menikmati segarnya kelapa muda hijau yang disuguhkan dengan es batu dan gula kelapa sembari memandang keindahan pantai Klayar.

Bukit Sphynx

Pantai Klayar, bagi saya pribadi memiliki panorama yang tidak kalah indah dengan pantai-pantai di Bali. Bagaimana tidak, hamparan pasir putih yang lembut, dengan gradasi  warna laut tosca dan biru azzure yang berkilau, berlatar bukit-bukit karang dengan langit biru dan awan berarak, menjadikan Klayar seperti sepotong surga yang tertinggal. Berkeliling di area pantai, menikmati keindahannya, dan anda pun bisa mengeksplorasi keindahan pantai Klayar dari berbagai sisi sesuka anda.

Dalam peta penjelajahan saya, ada dua sisi dari pantai Klayar yang bisa anda nikmati. Sisi pertama, adalah bagian pantai yang pertama kali anda jumpai ketika anda masuk. Sisi ini memiliki wilayah yang lebih landai serta dipercantik dengan batu-batu karang besar yang datar, menjadikannya spot yang lebih nyaman untuk bermain air di tepiannya.  
Perlu diperhatikan, jika anda membawa anak-anak, pantai Klayar tidak direkomendasikan untuk berenang, karena ombak cukup besar dan tidak terduga.

Tapi jangan kecewa dulu, bermain air di pinggir pantai dengan batu-batu karang landai, tidak kalah menariknya. Batu-batu ini juga memiliki bentuk yang unik dan beragam, beberapa di antaranya bahkan nampak seperti balok ataupun kubus yang ditebarkan alam di bibir pasir putih pantai Klayar. Pasir putih Klayar sendiri hangat dan lembut, dengan ukuran partikel yang cukup besar.

Bukit Sphynx, salah satu daya tarik di Pantai Klayar

Perjalanan saya berlanjut menyusuri sisi ke dua, yaitu sisi teluk yang diapit dua bukit karang yang konon bentuknya menyerupai layar dan ada juga yang bilang seperti Sphynx di Mesir. Untuk menempuh sisi pertama dan kedua, anda dapat memilih berjalan kaki atau menggunakan transportasi ATV seraya memacu adrenalin anda melintasi pasir putih yang cukup tebal dengan kendaraan ini. Area Ini adalah spot pantai Klayar yang paling sering diabadikan dalam fotografi. Karena keindahan bukit karang yang menyerupai Sphynx di sisi ke dua ini memang menjadi semacam landmark Klayar.

Seruling Samudera

Berlanjut menyaksikan seruling samudera, merupakan salah satu fenomena alam yang bisa anda eksplorasi di sisi ke dua Klayar ini.  Jika air laut sedang surut, maka beruntunglah anda! Ajaklah pemandu untuk dapat berjalan menyusuri karang Sphynx dengan aman, dan membawa anda dari dekat melihat semburan air seruling samudera memancar di tengah karang yang solid.

Hal ini dapat terjadi, karena adanya lubang atau celah ditengah baru karang, sehingga ketika ombak menghantam rongga di sisi karang, air laut masuk dan mengisi lubang hingga menyembur ke atas. Anda dapat bayangkan semacam semburan dari lubang paus biru yang muncul dari celah karang lantas mengapa dinamakan seruling samudera, dikarenakan saat semburan terjadi, ada bunyi-bunyi atau suara alam mengiringinya, berasal dari air laut yang terjebak di celah karang dan menyembur melalui lubang-lubang karang.

Fenomena alam yang disebut Seruling Samudera terjadi di tempat ini.

Jangan juga kecewa jika laut sedang pasang, anda masih bisa menyaksikan fenomena alam ini dari puncak bukit karang. Sekitar 10 menit mendaki dengan medan yang nyaris landai,saya sudah berada di atas punggung bukit dan dapat menikmati indahnya pantai Klayar dari ketinggian di sisi kanan bukit, sementara di sisi kiri bukit, anda akan disuguhkan deretan tebing-tebing karang yang langsung berbatasan dengan laut selatan, tanpa adanya pantai landai yang membatasi.

Saya pun berjalan ke ujung bukit dan menikmati semburan air seruling samudera dari ketinggian, dengan latar langit biru cemerlang dan angin yang membelai rambut saya. Ah, sungguh pengalaman yang tidak terlupakan dari potongan surga yang tertinggal, Klayar. (Annisa Hertami Kusumastuti, Pekerja Seni, Diajeng DIY 2014)

BERITA REKOMENDASI