Tim Kesenian Kemenpar Hebohkan Panggung Utama JTE 2017

JEPANG, KRJOGJA.com – Pentas tari yang dipersembahkan oleh Kementerian Pariwisata (Kemenpar) sukses menghebohkan Japan Tourism Expo (JTE) 2017 di Jepang. Bertempat di Tokyo International Exhibition Center (Tokyo Big Sight), Jepang, tim kesenian yang membawakan tarian tradisional tanah air berhasil menyihir Panggung Utama JTE 2017 dan pengunjung Paviliun Kemenpar.
 
Seperti diketahui, Kementerian di bawah komando Arief Yahya itu mengikuti pameran terbesar di Jepang yang dilaksanakan dari tanggal 21 hingga 24 September 2017. Di panggung utama saat Indonesia tampil, pada tanggal 22 September 2017, ratusan pengujung JTE dibuat terpukau oleh tiga tarian dari tim kesenian Kemenpar dan Pemprov DKI Jakarta.
 
Tim kesenian Kemenpar diwakili oleh sanggar Artina Production Jakarta. Sanggar pimpinan Haryati Abelam itu membawakan tiga tarian yakni Naikonos Larik (Nusa Tenggara Timur), Tari Cendra (Bali), dan Maumere (Nusa Tenggara Timur).

Rombongan yang dipimpin Kepala Bidang Pameran Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Pasifik Ricky Fauzi sukses mengajak ratusan pengunjung bergoyang Maumere.
 
Apalagi, DKI Jakarta juga memberikan hiburan yang menghebohkan dengan diwakili Sanggar Selendang Merah dan pemusik Margasari Kacrit Putra, Jakarta. Para pengunjung JTE 2017 langsung diperkenalkan budaya Indonesia dengan tarian, mereka naik ke panggung dan ikut menari.

 
Ricky menambahkan, seni tarian dan Pariwisata merupakan dua kegiatan yang saling memiliki keterkaitan yang sangat kuat. Seni pertunjukan dalam konteks industri pariwisata telah menjadi atraksi atau daya tarik wisata yang sangat penting dan menarik, khususnya apabila dikaitkan dengan kegiatan wisata budaya.

Seni pertunjukan yang didalamnya antara lain mencakup seni tari, seni musik maupun seni pentas lainnya baik tradisional maupun modern, di berbagai daerah tujuan wisata di Indonesia telah berkembang dan banyak dikemas untuk konsumsi wisatawan.
 
”Setelah menari di panggung dan di Paviliun, kita ajak mereka untuk melihat Indonesia, industri-industri yang ada di pameran JTE 2017, langsung menawarkan paket dan menjelaskan keindahan Indonesia. Ini kombinasi yang sangat indah, akan terjadi transaksi antara industri dengan costumer kita, dengan tarian, mereka akan tertarik dengan Indonesia,” ujar Ricky.

Menpar Arief Yahya mengemukakan, Jepang juga menjadi salah satu negara yang seksi untuk digoda datang ke tanah air. Kata Menpar, apabila Indonesia mensasar Wisman Jepang ke Indonesia, bukan hanya soal jumlah saja. Lebih dari itu, akan tercipta dan terbuka kesempatan usaha di berbagai bidang.

Upaya ini untuk membuka mata masyarakat Jepang tentang pariwisata Indonesia. Promosi Wonderful Indonesia di Jepang, diharapkan meningkatkan minat masyarakat Jepang berwisata ke destinasi wisata unggulan Bali and beyond di Tanah Air.(*)

BERITA REKOMENDASI