Nikmatnya Aneka Menu Lokal Banyumas di RM Joglo Indah

user
tomi 21 Juli 2020, 11:42 WIB
untitled

ANEKA suguhan menu makanan lokal Banyumas ternyata menjadi keinginan pengunjung. Seperti yang disajikan oleh Rumah Makan (RM) Joglo Indah, di Jalan Brigjen Encung Purwokerto. Sejak rumah makan ini dibuka oleh Bupati Banyumas, Achmad Husein, bebepa waktu lalu langsung diserbu’ pengunjung.

"Rumah makan kami sengaja mengangkat menu kearifan lokal Banyumas jangan sampai hilang tergusur oleh makanan khas barat," kata penanggungjawab Rumah Makan Joglo Indah, Awal Iing, kepada KRJogja.com Selasa, (21/7/2020).

Menurutnya rumah makan yang bangunan rumah khas joglo jawa dengan menu khas lokal Banyumas seperti oseng pakis, pecak jantung, ayam bakar kremes,mendoan, pecak bakar, iga bakar, nila bakar, dengan cemilan singkong banyak pengunjung yang menyukainya.

Selain menyuguhkan menu makanan khas Jawa Banyumas, untuk membuat krasan pengujung, pengelola mendesain tempat menjadi nyaman, sedang rasa makanan dibuat rasa umahan (rumahan) dengan harga seduluran (persaudaraan).

Berkait kondisi saat ini yakni pandemi Covid-19, manajemen menerapkan prosedur protokol kesehatan Covid-19, mulai cek suhu, cuci tangan, disediakan hand sanitizer, meja makan dibuat berjarak dan karyawan juga memakai masker dan sarung tangan.

Pengunjung yang datang dari kalangan eksekutif seperti kalangan menengah kebawah, dan keluarga lantaran harganya memang seduluran atau persaudaraan. Latar belakang rumah makan dinamai Joglo Indah, kata Iing, karena penuh dengan filosofi Jawa dan dunia pewayangan. Bahan baku dan ornamen bangunan dibuat klasik modern dari kayu jati ukiran.

Nikmatnya Aneka Menu Lokal Banyumas di RM Joglo Indah

Pengunjung saat menikmati makanan khas Banyumasan(Foto:Driyanto)

Kemudian di luar bangunan gedung berentuk rumah joglo dan limasan (bangunan utama), untuk meja makan, semua juga mengunakan konsep kuno (klasik). Arena main anak-anak juga cukup luas, bahkan tempat makan juga ada yang dibuat model gasebo.

“Kebersihan dan keindahaan kami utamakan, supaya nuansa klasik modern tetap terjaga, karena selain menu spesial, yang disukai pengunjung dan pelanggan adalah kenyamanan rumah makan,” ungkapnya.

Untuk nama-nama ruangan, kata dia, semua memakai nama pewayangan dari keluarga Pandawa. Joglo utama dinamai ruang Arjuna, untuk ruang pertemuan berkapasitas 150 orang dinamai Graha Krisna. Untuk bangunan pos keamanan dinamai Bima.

“Kami ambil dari nama-nama Pandawa, karena itu punya makna yang dalam, karena keluarga Pandawa selalu menebarkan kebajikan dan kebruntungan. Beda dengan keluarga Kurawa,” terangnya.(Dri)

Credits

Bagikan