Forpi Terima Aduan Bayar Rp 135 Ribu, Tapi Sampah Tak Diangkut

- Selasa, 3 Januari 2023 | 12:54 WIB
Suasana di depo sampah barat Mandala Krida.
Suasana di depo sampah barat Mandala Krida.

Krjogja.com - YOGYA - Forum Pemantau Independen Pakta Integritas (Forpi) Kota Yogyakarta melakukan pemantauan terkait gerakan zero limbah anorganik di sejumlah depo di Kota Yogyakarta, Selasa (03/01/2023). Forpi mengakui mendapat beberapa aduan terkait sampah di Kota Yogyakarta.


Baharuddin Kamba, anggota Forpi Kota Yogyakarta mengatakan di salah satu depo yakni barat Mandala Krida didapatkan fakta wkesadaran masyarakat mulai tampak dibuktikan dengan pemilahan organik dan anorganik. Namun, masih ada warga yang membuang sampah anorganiknya di depo dan perlu dipilih kembali.


Forpi Kota Yogyakarta menemukan di depo tersebut ada sejumlah orang yang menggunakan sepeda motor dengan membawa sampah belum dipilah. Hal ini bisa menambah beban petugas. Ini mengapa kami berharap masyarakat untuk semakin sadar memilah sampah sebelum dibuang ke depo,” ungkap Kamba.


Forpi Kota Yogyakarta menemukan fakta bahwa ada kekurangan personel yang ada didepo-depo sampah Kota Yogyakarta. Selain itu, di masa percobaan saat ini Forpi Kota Yogyakarta berharap cara persuasif dan sosialisasi secara masih lebih dikedepankan daripada sanksi.


“Selain itu Forpi Kota Yogyakarta mendapatkan aduan warga jalan Mayjen Sutoyo Kota Yogyakarta mengaku membayar retribusi sampah (bukti pembayaran retribusi pelayanan persampahan/kebersihan) Dinas Lingkungan Hidup Pemerintah Kota Yogyakarta sebesar Rp 135 ribu perbulan. Namun warga tersebut mengaku tidak pernah diambil sampahnya. Sehingga sampah-sampah tersebut dibuangnya sendiri. Atas aduan warga ini, Forpi Kota Yogyakarta akan menindaklanjuti ke DLH Kota Yogyakarta,” pungkas Kamba. (Fxh)

Editor: Ivan Aditya

Tags

Terkini

Sambut HUT Kota Yogya, Bank BPD DIY Dukung Yogowes

Senin, 2 Oktober 2023 | 09:00 WIB
X