• Kamis, 28 September 2023

Kominfo Putus Akses ke 1,9 Juta Konten Pornografi di Platform Digital

- Senin, 18 September 2023 | 17:15 WIB
Dashboard platform digital Netmonk Prime (Dok. Telkom)
Dashboard platform digital Netmonk Prime (Dok. Telkom)


Krjogja.com - Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi mengatakan bahwa kementeriannya tidak hanya menaruh perhatian terhadap judi online yang jadi sorotan oleh Presiden Joko Widodo, tetapi juga konten pornografi.

Terbaru, Kementerian Kominfo mengklaim sudah memutus akses ke 1,9 juta konten pornografi di platform digital.

Menurut Budi Arie, berdasarkan data Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika, hingga 14 September 2023, Kementerian Kominfo telah memutus akses terhadap 1.950.794 konten bermuatan pornografi.

Baca Juga: Digitalisasi Jadi Kunci BRI Layani Semua Lapisan Masyarakat

"Ada sekitar 1.211.573 konten di website, kemudian di media sosial sebanyak 737.146 konten dan di platform file sharing sebanyak 2.075 konten," kata Menkominfo di Kantor Kominfo, Jakarta, Jumat lalu.

Mengutip siaran pers Kominfo, Senin (18/9/2023), secara khusus, Budi mengatakan sejak dirinya dilantik sebagai Menteri Kominfo, sudah ada 60.791 konten pornografi yang ditangani.

"Di website ada 18.219 konten, media sosial 42.521 konten dan platform file sharing sebanyak 51 konten," kata Menkominfo.

Menurut Menkominfo, kewenangan pemutusan akses ke konten perjudian dan pornografi ini tertera pada Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik.

Aturan tersebut kemudian dituangkan secara detail dalam Peraturan Menkominfo Nomor 5 Tahun 2020 tentang PSE Lingkup Privat.

Sebelumnya, Budi Arie juga sempat menyebut akan memblokir situs film porno yang terkait dengan rumah produksi film porno di Jakarta Selatan.

"Pasti kita blokir, karena pornografi merusak masyarakat," kata Menteri Kominfo Budi Arie di kompleks parlemen Senayan, Selasa (12/9/2023). (*)

Budi mengaku tengah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian. Menurut dia, situs yang dimaksud tengah diverifikasi.

"Ini kan situsnya lagi diverifikasi, nanti kita set-setkan (kerjakan cepat). Saya kan rapat kerja ini pasti dicek apa sudah diblokir, yang tadi ditangkap ya?" kata Menkominfo.

Budi menyebut belum melihat langsung situs tersebut, dan belum bisa memastikan apakah situs itu mengandung pornografi atau tidak.

Halaman:

Editor: Tomi Sujatmiko

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sudah Terjadi, Sebenarnya Ekuinoks Itu Apa Sih?

Senin, 25 September 2023 | 07:10 WIB

Ga Usah Keburu Beli iphone 15, Nih Alasannya

Senin, 18 September 2023 | 15:25 WIB

Mau Beli Materai Elektronik, Begini Cara Belinya

Minggu, 17 September 2023 | 20:50 WIB

Apple Langsung Membantah Tingkat Radiasi iPhone 12 Tinggi

Minggu, 17 September 2023 | 15:45 WIB

Resmi Dijual Perdana, Segini Harga vivo V29

Minggu, 17 September 2023 | 11:25 WIB
X